Doll, Alat Musik dari Bongkol Kelapa yang Mengiringi Festival Tabut

Doll, Alat Musik dari Bongkol Kelapa yang Mengiringi Festival Tabut

BENGKULU, LELEMUKU.COM – Di antara berbagai alat musik tradisional Indonesia, Doll memiliki keunikan tersendiri. Alat musik ini berasal dari Provinsi Bengkulu dan terbuat dari bongkol kelapa.

Doll dimainkan dengan cara dipukul. Suaranya khas dan biasa digunakan dalam acara Festival Tabut pada bulan Muharram atau acara penyambutan tamu. Dalam berbagai dokumentasi, alat musik ini disebut juga dibuat dari kulit sapi yang dikeringkan.

Seni musik tradisional di Bengkulu berkembang seiring dengan kondisi masyarakatnya yang mayoritas beragama Islam. Aktivitas dan pertunjukan musik di provinsi ini banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai serta nuansa keislaman. Hal ini tercermin dalam berbagai bentuk kesenian yang masih dilestarikan hingga kini.

Salah satu bentuk seni yang menarik adalah Geritan. Ini adalah seni bercerita sambil berlagu. Biasanya Geritan digunakan untuk menyampaikan kisah-kisah kepahlawanan atau cerita rakyat. Ada pula Serambeak, yaitu seni yang berupa patatah-petitih atau pepatah.

Andei-andei merupakan seni sastra yang berupa nasihat. Biasanya disampaikan dalam acara-acara adat atau pertemuan keluarga. Sementara Sambei adalah seni vokal khas suku Rejang yang biasanya dinyanyikan pada pesta perkawinan.

Selain musik, Provinsi Bengkulu juga memiliki kekayaan tari tradisional. Terdapat belasan tarian yang masih dilestarikan, mulai dari Tari Andun hingga Tari Tombak Kerbau. Setiap tarian memiliki fungsi dan makna tersendiri dalam kehidupan masyarakat.

Tari Kejei atau Kejai misalnya, merupakan tarian yang biasa ditampilkan dalam upacara adat suku Rejang. Sementara Tari Gandai merupakan tarian khas masyarakat Mukomuko. Ada pula Tari Putri Gading Cempaka yang menceritakan legenda putri cantik dari Bengkulu.

Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan pertunjukan seni tradisional Bengkulu, waktu terbaik adalah saat perayaan hari jadi provinsi pada 18 November. Pada momen itu, berbagai sanggar seni menampilkan pertunjukan di pusat kota. Selain itu, Festival Tabut yang digelar setiap Muharram juga menjadi ajang bagi seniman lokal untuk unjuk kebolehan. (Evu)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya