Marlborough, Jejak Benteng Inggris yang Masih Tegak di Kota Bengkulu
BENGKULU, LELEMUKU.COM – Di tepi barat daya Pulau Sumatra, berdiri sebuah benteng tua yang menjadi saksi persaingan dagang dua kekuatan Eropa. Namanya Benteng Marlborough, peninggalan British East India Company yang hingga kini masih tegak di Kota Bengkulu.
Benteng Marlborough dibangun sejak 1713 dan selesai pada 1719. Keberadaannya tidak lepas dari kisah panjang perdagangan lada di pesisir barat Sumatra. British East India Company atau EIC sejak 1685 mendirikan pusat perdagangan lada di wilayah yang saat itu dikenal sebagai Bencoolen.
Nama Bencoolen konon berasal dari istilah Inggris Cut Land, yang berarti tanah patah. Wilayah ini memang dikenal sebagai kawasan patahan gempa bumi yang paling aktif di dunia. Ekspedisi EIC saat itu dipimpin oleh Ralph Ord dan William Cowley. Mereka mencari pengganti pusat perdagangan lada setelah Pelabuhan Banten jatuh ke tangan VOC dan EIC dilarang berdagang di sana.
Traktat dengan Kerajaan Selebar pada 12 Juli 1685 mengizinkan Inggris mendirikan benteng dan berbagai gedung perdagangan. Benteng York pun dibangun pada tahun yang sama di sekitar muara Sungai Serut. Benteng Marlborough kemudian menggantikan peran Benteng York.
Namun perusahaan ini lama kelamaan menyadari tempat itu tidak menguntungkan karena tidak bisa menghasilkan lada dalam jumlah mencukupi. Sejak dilaksanakannya Perjanjian London pada 1824, Bengkulu diserahkan ke Belanda sebagai imbalan Malaka, sekaligus penegasan atas kepemilikan Tumasik atau Singapura dan Pulau Belitung.
Sejak perjanjian itu, Bengkulu menjadi bagian dari Hindia Belanda. Pada awal abad ke-20, tiga wanita Belanda berpakaian sarong kebaya masih terlihat berjalan-jalan di depan Fort Marlborough, seperti terekam dalam foto-foto lama.
Kini, Benteng Marlborough menjadi salah satu ikon wisata sejarah Provinsi Bengkulu. Bangunannya masih berdiri kokoh menghadap Samudera Hindia. Di dalamnya, pengunjung dapat menelusuri lorong-lorong batu, melihat meriam tua, serta membayangkan kehidupan para pedagang Inggris yang pernah berkuasa di sana.
Bagi wisatawan yang datang ke Kota Bengkulu, benteng ini menjadi destinasi yang wajib dikunjungi. Lokasinya berada tidak jauh dari pusat kota, mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.